Cara Memasukkan kode Google Analitics ke situs Web

Bagaimana cara menambahkan kode Google Analitics ke situs Web?


Untuk menambahkan kode pelacakan ke situs Anda, harap ikuti petunjuk di bawah ini.
1. Mencari Kode Pelacakan Google Analytics Anda
Kode pelacakan dibuat unik untuk setiap profil, sehingga Anda hanya dapat mengaksesnya melalui halaman Setelan Profil untuk profil tertentu. Harap baca Di manakah saya dapat menemukan kode pelacakan? untuk petunjuk lengkap. Berikut merupakan contoh potongan kode. Anda harus memperbarui "xxxx-x" dalam contoh di bawah dengan nomor akun Google Analytics yang terdapat di Kode Pelacakan Google Analytics Anda yang telah dipribadikan.
<script type="text/javascript">
var gaJsHost = (("https:" == document.location.protocol) ? "https://ssl." : "http://www.");
document.write(unescape("%3Cscript src='" + gaJsHost + "google-analytics.com/ga.js' type='text/javascript'%3E%3C/script%3E"));
</script>
<script type="text/javascript">
coba{
var pageTracker = _gat._getTracker("UA-xxxxxx-x");
pageTracker._trackPageview();
} catch(err) {}
</script>


2. Menerapkan kode
Setelah berada pada halaman Kode Pelacakan, Anda akan melihat bagian "Dapatkan kode pelacakan". Ikuti langkah-langkah panduan cara mengubahsuai kode untuk kebutuhan tertentu Anda. Jika hanya melacak domain sederhana, opsi akan dipilih sebagai standar Anda. Dari kotak di sebelah kanan, salin dan tempelkan kode ke dalam semua halaman web yang akan Anda lacak. Kode itu harus segera ditambahkan sebelum tag </body>, dan dapat ditambahkan secara manual atau menggunakan kerangka maupun penyertaan, jika tersedia. Untuk menerapkan kode pelacakan agar halaman aman (mis. https://), harap baca Bagaimanakah cara mendapatkan kode pelacakan agar halaman aman?


3. Menerapkan kode untuk halaman yang unik
Untuk informasi selengkapnya cara menerapkan kode pelacakan untuk halaman berdasarkan data atau halaman berbingkai, harap ikuti petunjuk dari bagian yang relevan di Panduan Penginstalan Google Analytics.
4. Mengatasi Masalah
Proses akan selesai setelah Anda menginstal dan menyimpan kode pelacakan untuk halaman. Jika telah menunggu selama 24 jam, namun belum melihat data apa pun, harap lihat Mengapa Google Analytics tidak melacak situs web saya?
Jika tidak mengetahui cara memasukkan kode ke dalam halaman situs, harap hubungi webmaster Anda dan minta agar mengikuti langkah-langkah di atas.

Di manakah kode Analytics harus ditempatkan pada domain Blogspot?
 Anda dapat menggunakan Google Analytics untuk melacak tingkat kunjungan ke domain Blogspot Anda. Untuk melakukannya:
1. Masuklah ke akun Blogger Anda.
2. Pilih blog yang akan dilacak, kemudian klik 'Pengaturan' dari pilihan Kelola.
3. Pilih tab 'Template'.
4. Pilih tab 'Edit HTML'.
5. Gulung layar ke bagian bawah kode.
6. Cari tag '</body>' yang biasanya terletak di akhir kode dalam template.
7. Sisipkan kode pelacakan Analytics tepat di atas tag </body>.
8. Klik 'Simpan Template'.
9. Klik Tayangkan ulang untuk memperbarui penayangan situs Anda.

Anda dapat menggunakan Google Analytics untuk melacak lalu lintas ke domain Blogspot Anda. Untuk melakukannya:
1. Sign in ke account Blogger Anda di www.blogger.com.
2. Jika Anda memiliki lebih dari satu blog dalam account Blogger, pilih blog yang akan dilacak
3. Klik tag Template
4. Pada kotak kode HTML, gulir ke bagian bawah kode. Sisipkan kode pelacakan Analytics di atas tag penutup:
<script type="text/javascript">
var gaJsHost = (("https:" == document.location.protocol) ? "https://ssl." : "http://www.");
document.write(unescape("%3Cscript src='" + gaJsHost + "google-analytics.com/ga.js' type='text/javascript'%3E%3C/script%3E"));
</script>
<script type="text/javascript">
var pageTracker = _gat._getTracker("UA-xxxxxx-x");
pageTracker._initData();
pageTracker._trackPageview();
</script>
</body>
</html>
5. Klik Simpan Perubahan Template
6. Klik Tayangkan ulang untuk memperbarui situs langsung Anda
________________________________________
Tips: Bila membuat profil untuk blog, pastikan nama domain Blogspot yang spesifik telah dimasukkan (mis. http://myblog.blogspot.com), dan bukan URL situs Blogspot (www.blogspot.com). Jika tidak yakin dengan URL yang dimasukkan, Anda dapat memeriksa dan memperbaruinya dari hahalaman Pengaturan Profil.

Panduan Penginstalan Google Analytics ditujukan agar Anda dapat dengan cepat membuat dan mengkonfigurasi kumpulan laporan yang berhasil untuk profil.
Langkah 1 - Buat account Google Analytics
Langkah 2 - Konfigurasikan profil Anda
Langkah 3 - Edit kode pelacakan untuk pembuatan situs Web kustom
Langkah 4 - Tambahkan kode pelacakan ke hahalaman Anda
Langkah 5 - Hubungkan dengan account AdWords Anda
Langkah 6 - Buat tujuan dan saluran
Langkah 7 - Tandai kampanye iklan Anda
Langkah 8 - Buat Penyaring
Langkah 9 - Berikan akses kepada pengguna lainnya
Langkah 10 - Aktifkan pelacakan transaksi e-commerce


Catatan untuk pengguna AdWords: Google Analytics dapat mengimpor serta melacak data biaya dari Google AdWords jika account AdWords dan Analytics dihubungkan. Log in ke account AdWords Anda, lalu ikuti petunjuk pada tab Analytics.
Untuk membuat account Analytics:
1. Kunjungi http://www.google.com/analytic/id-ID/s.
2. Masukkan email dan sandi Google Account Anda, lalu klik Sign In. Jika Anda belum memiliki Google Account, klik Sign up sekarang untuk membuatnya.
3. Klik Sign Up.
4. Masukkan URL Situs Web dan pastikan Anda memilih http:// atau https:// dari daftar drop-down. Masukkan nama panggilan untuk account tersebut dalam bidang Nama Account, lalu klik Lanjutkan.
5. Masukkan informasi kontak, lalu klik Lanjutkan.
6. Baca Persyaratan Layanan Google Analytics. Jika Anda menyetujui persyaratan tersebut, pilih kotak centang Ya, lalu klikBuat Account Baru untuk melanjutkan.
Hahalaman Petunjuk Pelacakan yang muncul berisi kode pelacakan yang harus disisipkan ke setiap hahalaman situs Anda. Namun, sebaiknya selesaikan beberapa langkah tambahan sebelum menyisipkan kode tersebut untuk memastikan bahwa data yang Anda kumpulkan relevan. Jika Anda ingin segera menginstal kode pelacakan, lanjutkan ke Langkah 4 untuk mendapatkan petunjuk.
Cara lainnya, klik Lanjutkan pada hahalaman Petunjuk Pelacakan untuk mengakses account baru Anda.
Langkah 2 - Konfigurasikan profil Anda Kembali ke Atas

Profil harus dikonfigurasikan untuk mendapatkan hasil terbaik dari laporan Anda. Untuk mengakses pengaturan profil:
1. Dalam tabel Profil Situs Web, cari profil yang akan diedit.
2. Klik Edit. Hahalaman Pengaturan Profil akan ditampilkan.
3. Klik Edit pada tabel Informasi Profil Situs Web Utama.
Hahalaman default
Menetapkan hal ini pada hahalaman default (atau indeks) situs Anda akan membolehkan Google Analytics untuk, misalnya, menggabungkan entri log untuk www.contoh.co.id dan www.contoh.co.id/indeks.html. Kedua hahalaman tersebut sebenarnya sama, namun dilaporkan sebagai 2 hahalaman berbeda hingga pengaturan Hahalaman Default dikonfigurasi.
Kecualikan Parameter Permintaan URL
Apakah situs Anda menggunakan sesi dinamis atau pengidentifikasi pengguna? Anda dapat meminta Analytics untuk mengabaikan variabel tersebut dan tidak menghitungnya sebagai hahalaman unik. Masukkan parameter permintaan yang akan dikecualikan, dengan dipisahkan oleh tanda koma.
Situs Web E-Commerce
Untuk mengaktifkan laporan e-commerce dan kumpulan laporan Analisis E-Commerce, pilih Ya. Informasi lebih lanjut tentang laporan e-commerce tersedia di Langkah 10.
Langkah 3 - Edit kode pelacakan untuk pembuatan situs Web kustom Kembali ke Atas

Kode pelacakan yang tersedia bagi Anda dirancang agar berfungsi dengan sebagian besar pembuatan situs. Namun, terdapat beberapa skenario yang memerlukan sedikit pembaruan kode pelacakan pada setiap hahalaman Anda. Jika salah satu hal berikut sesuai bagi Anda, ikuti petunjuk untuk memperbarui kode sebelum menambahkannya ke hahalaman Anda.
Pelajari cara untuk:
1. Melacak beberapa domain dalam satu profil (misalnya, situs utama sekaligus situs penyimpanan yang aman)
2. Melacak lebih dari satu subdomain dalam satu profil
3. Melacak beberapa alias domain
Langkah 4 - Tambahkan kode pelacakan ke hahalaman Anda Kembali ke Atas

Tambahkan kode pelacakan ke hahalaman Anda
Google Analytics hanya melacak hahalaman yang berisi kode pelacakan Google Analytics. Anda harus menambahkan kode tersebut ke setiap hahalaman situs, secara manual maupun melalui penggunaan penyertaan atau metode lainnya.
Untuk mengakses kode pelacakan Anda:
1. Sign in ke Google Analytics.
2. Dari hahalaman Pengaturan Analytics, cari profil yang akan Anda ambil kode pelacakannya. Perlu diketahui bahwa kode pelacakan tersebut sesuai dengan profil.
3. Dari kolom Pengaturan profil tersebut, klik Edit.
4. Di bagian kanan atas kotak Informasi Profil Situs Web Utama, klik Periksa Status.
5. Kode pelacakan Anda dapat disalin dan disisipkan dari kotak teks pada Petunjuk untuk menambahkan bagian pelacakan.
Penginstalan dasar - Salin dan sisipkan bagian kode ke bawah konten Anda, langsung sebelum tag </body> pada setiap hahalaman yang akan dilacak. Anda dapat memasukkannya dalam penyertaan atau template umum, jika digunakan.
<script type="text/javascript">
var gaJsHost = (("https:" == document.location.protocol) ? "https://ssl." : "http://www.");
document.write(unescape("%3Cscript src='" + gaJsHost + "google-analytics.com/ga.js' type='text/javascript'%3E%3C/script%3E"));
</script>
<script type="text/javascript">
var pageTracker = _gat._getTracker("UA-xxxxxx-x");
pageTracker._initData();
pageTracker._trackPageview();
</script>
Anda harus memperbarui "xxxx-x" dalam contoh di atas dengan nomor account Google Analytics Anda. Anda dapat mengakses kode pelacakan yang dipersonalisasi secara keseluruhan dengan mengikuti petunjuk di Di mana kode pelacakan dapat ditemukan?
Setelah menyelesaikan langkah ini, Google Analytics akan mulai mengumpulkan data lalu lintas. Data dapat dilihat di laporan Anda dalam waktu 24 jam.
Situs yang diarahkan database - Sisipkan kode pelacakan ke hahalaman indeks.php atau yang setara (misalnya, default.php, indeks.cfm).
Hahalaman dengan bingkai - Hahalaman Web yang berisi bingkai akan menghasilkan beberapa tampilan hahalaman: satu untuk hahalaman pembingkaian (berisi tag FRAMESET atau IFRAME dalam kode HTML), dan yang lainnya untuk setiap hahalaman yang ditampilkan dalam bingkai. Karenanya, tampilan hahalaman mungkin sedikit meningkat. Meskipun hahalaman di situs Anda hanya muncul sebagai bingkai untuk hahalaman lain, namun sebaiknya Anda tetap menandainya dengan seluruh kode pelacakan. Jika pengunjung membuka hahalaman melalui mesin pencari atau link langsung dari situs lain dan hahalaman tidak berisi kode pelacakan, maka informasi arahan, kata kunci, dan/atau kampanye dari sumber akan hilang.
Lihat Bagaimana cara menginterpretasi laporan untuk situs Web yang memiliki bingkai?
Langkah 5 - Hubungkan dengan account AdWords Anda Kembali ke Atas

Bagi pengiklan AdWords, saat ini Google Analytics dapat mengimpor data biaya dari kampanye AdWords. Untuk menghubungkan account AdWords dan Analytics, log in ke account AdWords, lalu ikuti langkah-langkah yang tersedia dalam tab Analytics.
Langkah 6 - Buat tujuan dan saluran Kembali ke Atas

Jika situs Web Anda dirancang untuk mengarahkan pengunjung ke hahalaman tertentu, misalnya hahalaman pembelian atau signup email, Anda dapat melacak jumlah konversi yang berhasil menggunakan tujuan dan saluran di Google Analytics.
� Tujuan adalah hahalaman situs Web yang dibuka pengguna setelah melakukan pembelian maupun menyelesaikan tindakan lain yang dikehendaki, misalnya mendaftar atau men-download.
� Saluran adalah jalur yang Anda harapkan akan digunakan pengunjung untuk mencapai tujuan. Dengan menetapkan hahalaman tersebut, Anda dapat mengetahui frekuensi pengabaian tujuan oleh pengunjung (dan ke mana mereka pergi sebagai gantinya) serta nilai tujuan.
Setiap profil dapat memiliki hingga 4 tujuan, masing-masing dengan saluran yang telah ditetapkan. Untuk menetapkan tujuan dan saluran:
Masukkan Informasi Tujuan:
1. Dari hahalaman Pengaturan Analytics, cari profil yang akan dibuat tujuannya, lalu klik Edit.
2. Pilih salah satu dari 4 slot tujuan yang tersedia untuk profil tersebut, lalu klik Edit.
3. Masukkan URL Tujuan. Jika hahalaman tersebut dibuka, berarti konversi berhasil. Misalnya, hahalaman konfirmasi pendaftaran, hahalaman keluar selesai, atau hahalaman terima kasih.
4. Masukkan Nama tujuan seperti yang ditampilkan dalam account Google Analytics Anda.
5. Ubah tujuan ke Aktif atau Nonaktif. Pilihan ini akan memutuskan apakah Google Analytics harus melacak tujuan konversi saat ini. Biasanya, Anda dapat menetapkan pilihan Tujuan Aktif ke Aktif.
Selanjutnya, Tetapkan saluran dengan mengikuti langkah-langkah sebagai berikut:
1. Masukkan URL hahalaman pertama saluran konversi Anda. Hahalaman tersebut harus merupakan hahalaman yang umum bagi semua pengguna yang mengarah ke Tujuan Anda. Misalnya, jika Anda melacak alur pengguna melalui hahalaman keluar, jangan sertakan hahalaman produk sebagai langkah dalam saluran Anda.
2. Masukkan Nama untuk langkah tersebut.
3. Jika langkah tersebut merupakan Langkah yang diperlukan dalam proses konversi, pilih kotak centang di sebelah kanan langkah. Jika kotak centang tersebut dipilih, pengguna yang membuka hahalaman tujuan Anda tanpa melalui hahalaman saluran tidak akan dihitung sebagai konversi.
4. Lanjutkan memasukkan langkah-langkah tujuan hingga saluran ditetapkan dengan lengkap. Anda dapat memasukkan hingga 10 langkah atau hanya 1 langkah.
Terakhir, konfigurasikan Pengaturan tambahan dengan mengikuti langkah-langkah di bawah ini:
1. Jika URL yang dimasukkan di atas Peka terhadap huruf besar-kecil, pilih kotak centang.
2. Masukkan Nilai tujuan. Nilai tersebut digunakan dalam penghitungan ROI Google Analytics, dan dapat merupakan nilai yang ditetapkan untuk hahalaman, atau nilai dinamis yang diambil dari hahalaman tanda terima e-commerce Anda. Jika yang pertama, masukkan jumlah dalam bidang; jika yang terakhir, biarkan bidang tersebut kosong, lalu lihat Bagaimana cara melacak transaksi e-commerce?
3. Pilih Jenis Pencocokan. Terdapat 3 Jenis Pencocokan berbeda yang dapat dipilih untuk tujuan: Sama Persis, Kepala, atau String Biasa.
- Pencocokan Sama Persis: Pilihan ini mengharuskan URL dimasukkan sebagai URL saluran dan tujuan sama persis dengan URL yang ditampilkan dalam laporan. Misalnya, tidak boleh ada pengidentifikasi sesi dinamis atau parameter permintaan. Perhatikan: Jika Anda menggunakan pencocokan sama persis untuk tujuan (yakni http://domain.co.id/hahalaman.html), spasi tambahan apapun akan menyebabkan tujuan menjadi tidak valid. Jika Anda menggunakan pencocokan sebagian (yakni ^/hahalaman.html), spasi tambahan tidak akan menjadi masalah.
- Pencocokan Kepala: Jika situs Web Anda memiliki konten yang dihasilkan secara dinamis, gunakan penyaring Pencocokan Kepala, kemudian biarkan nilai uniknya. Misalnya, jika URL untuk pengguna tertentu adalah http://www.contoh.co.id/checkout.cgi?page=1&id=9982251615, namun ID berbeda untuk setiap pengguna, masukkan http://www.contoh.co.id/checkout.cgi?page=1, lalu pilih Pencocokan Kepala sebagai jenis pencocokan Anda.
- Pencocokan String Biasa: Pilihan ini menggunakan string biasa untuk mencocokkan URL Anda. Hal ini bermanfaat bila stem, parameter pelacakan, atau keduanya mungkin beragam di antara pengguna. Misalnya, jika pengguna mungkin berasal dari salah satu di antara banyak subdomain dan URL Anda menggunakan pengidentifikasi sesi, gunakan string biasa untuk menetapkan elemen konstan URL. Misalnya, hahalaman=1 akan cocok dengan "http://contoh.olahraga.co.id/checkout.cgi?page=1&id=002" dan "http://contoh.memancing.co.id/checkout.cgi?page=1&language=fr&id119."
4. Klik Simpan Perubahan untuk membuat Tujuan dan saluran, atau Batal untuk keluar tanpa menyimpan.
Untuk informasi lebih lanjut tentang cara menetapkan tujuan, lihat artikel berikut:
� Bagaimana cara membedakan langkah-langkah tujuan dan saluran jika URL dihasilkan secara dinamis?
� Bagaimana cara membedakan tujuan dan saluran jika URL situs sama?
� Bagaimana cara melacak tujuan yang merupakan link keluar?
� Bagaimana cara melacak tujuan yang merupakan download (misalnya, PDF, AVI, atau WMV)?
Langkah 7 - Tandai kampanye iklan Anda Kembali ke Atas

Catatan untuk pengguna AdWords: Jika Anda hanya akan melacak kampanye AdWords, Anda dapat mengabaikan langkah ini. Setelah menghubungkan account AdWords dengan Analytics, kata kunci AdWords akan secara otomatis ditandai dengan variabel pelacakan yang diperlukan.
Menandai iklan online merupakan persyaratan penting agar Google Analytics dapat menampilkan aktivitas pemasaran yang paling menghasilkan bagi Anda. Penandaan melibatkan penyisipan dan penetapan variabel tertentu ke dalam link yang mengarah ke situs Web Anda.
Secara umum, Anda harus menandai semua link kata kunci berbayar, banner dan iklan lainnya, serta link dalam pesan email promosi Anda, kecuali yang berada di Google AdWords, yang akan ditandai secara otomatis. Untungnya, proses penandaan akan berjalan lancar setelah Anda memahami cara membedakan kampanye. Selain itu, perangkat Pembuat URL juga akan memudahkan Anda untuk menandai link.
Untuk penjelasan lengkap tentang cara menandai link, baca Bagaimana cara menandai link? Jika Anda ingin mempersiapkan dengan cepat, lihat tabel di bawah ini.
Variabel Nama Keterangan
utm_source Sumber Setiap arahan ke situs Web memiliki asal, atau sumber . Contoh sumber adalah mesin pencari Google, mesin pencari AOL, nama newsletter, atau nama situs Web pengarah.
utm_medium Media Media membantu mengkualifikasi sumber; dan bersama dengan sumber, media memberikan informasi spesifik tentang asal arahan. Misalnya, dalam kasus sumber mesin pencari Google, medianya mungkin adalah "biaya per klik", menunjukkan link sponsor yang dibayar oleh pengiklan, atau "organik", menunjukkan link dalam hasil mesin pencari gratis. Dalam kasus sumber newsletter, contoh media mencakup "email" dan "media cetak".
utm_term Istilah Istilah atau kata kunci adalah kata atau frasa yang diketik pengguna ke mesin pencari.
utm_content Konten Dimensi konten menunjukkan versi iklan yang diklik pengunjung. Dimensi konten digunakan dalam iklan bertarget konten dan Pengujian Konten (A/B) untuk menentukan versi iklan yang paling efektif dalam menarik arahan yang menguntungkan.
utm_campaign Kampanye Dimensi kampanye membedakan promosi produk, seperti "Penjualan Ski Musim Semi" atau kampanye slogan, misalnya "Bugar di Musim Panas".
Contoh URL:
http://www.contohsitus.co.id/?utm_source=google&utm_medium=ppc &utm_term=contohkata &utm_content=campaign1 &utm_campaign=contohproduk
Langkah 8 - Buat Penyaring Kembali ke Atas

Penyaring akan digunakan untuk menyertakan, mengecualikan, atau mengubah penyajian informasi tertentu dalam laporan.
Penyaring tidak diharuskan, namun penggunaannya akan membantu Anda menentukan data yang akan dilihat dan cara untuk melihatnya. Karena akan mempengaruhi tampilan data dalam laporan, maka sebaiknya penyaring segera dikonfigurasi. Penyaring yang ditambahkan setelah account mulai mengumpulkan data tidak akan mempengaruhi data lama.
Sebaiknya Anda membuat penyaring jika:
� hanya ingin melihat laporan untuk subdomain atau subdirektori tertentu
� ingin mengecualikan lalu lintas dari orang atau tempat tertentu
� parameter dinamis akan lebih mudah dibaca sebagai string teks keterangan
Terdapat beberapa alasan lain yang menyebabkan Anda perlu menggunakan penyaring, namun jika tidak ada yang sesuai, Anda dapat langsung beralih ke langkah berikutnya.
Penyaring terdiri dari:
� Nama penyaring
� Jenis penyaring yang akan diterapkan
� Bidang penyaring yang dipengaruhi. Informasi lebih lanjut tentang bidang ini tersedia di Pusat Bantuan kami: Informasi apakah yang diberikan oleh bidang penyaring?
� Pola penyaring adalah string yang akan dicocokkan dengan bidang penyaring. Bidang tersebut menggunakan string biasa, misalnya sintaks khusus yang menggunakan wildcard dan string teks untuk pencocokan. Untuk petunjuk dan tips, baca Apakah yang dimaksud dengan string biasa?
Untuk membuat penyaring:
1. Klik link Manajer Penyaring dari hahalaman Pengaturan Analytics.
2. Klik Tambahkan Penyaring.
Jenis Penyaring
Analytics menyediakan 3 penyaring standar yang berfungsi untuk tugas umum, sekaligus beberapa penyaring kustom.
Penyaring standar:
1. Mengecualikan semua klik dari domain (nama host): gunakan penyaring ini untuk mengecualikan klik yang berasal dari jaringan tertentu, misalnya jaringan kerja internal Anda.
2. Mengecualikan semua klik dari alamat IP: penyaring ini berfungsi untuk mengecualikan klik dari sumber tertentu. Anda dapat memasukkan satu alamat IP atau kisaran alamat
3. Hanya menyertakan lalu lintas dari subdirektori: gunakan penyaring ini jika Anda ingin profil hanya melaporkan subdirektori tertentu (misalnya, www.contoh.co.id/sepedamotor)
Penyaring kustom:
� Mengecualikan Pola: Jenis penyaring ini mengecualikan baris file log (klik) yang cocok dengan Pola Penyaring. Baris pencocokan akan diabaikan seluruhnya; misalnya, penyaring yang mengecualikan Netscape juga akan mengecualikan semua informasi lainnya pada baris log tersebut, seperti informasi tentang pengunjung, jalur, arahan, dan domain.
� Menyertakan Pola: Jenis penyaring ini menyertakan baris file log (klik) yang cocok dengan Pola Penyaring. Semua klik yang tidak cocok akan diabaikan dan data apapun pada klik yang tidak cocok tersebut tidak akan tersedia dalam laporan Urchin.
� Mencari & Menggantikan: Jenis ini adalah penyaring praktis yang dapat digunakan untuk mencari pola dalam bidang, kemudian mengganti pola yang ditemukan dengan bentuk lainnya.
� Tabel Pencarian: Dengan memilih penyaring ini, Anda dapat menetapkan nama tabel pencarian yang dapat digunakan untuk memetakan kode dalam label logis manual. Misalnya, tabel model ponsel akan memetakan pengidentifikasi platform ponsel yang disingkat ke nama model dan produsen ponsel tersebut berdasarkan browser Web.
� Lanjutan: Jenis penyaring ini dapat Anda gunakan untuk membuat bidang dari satu atau dua bidang lainnya. Mesin penyaring akan menerapkan kalimat dalam 2 bidang Ambil ke bidang yang telah ditetapkan, kemudian membuat bidang menggunakan string Pembuat. Untuk informasi lebih lanjut, baca artikel Penyaring Lanjutan.
� Huruf Besar/Kecil: Mengkonversi konten bidang ke karakter semua huruf besar atau semua huruf kecil. Penyaring hanya akan mempengaruhi huruf, dan tidak akan mempengaruhi karakter atau angka.
Penggunaan umum
Hanya melaporkan lalu lintas ke subdomain - Jika Anda memiliki kode pelacakan di seluruh domain, namun ingin melihat laporan tentang subdomain tertentu, Anda dapat membuat penyaring hanya untuk menyertakan lalu lintas ke subdomain tersebut.
Jenis Penyaring: Penyaring kustom > Penyertaan
Bidang Penyaring: Nama Host
Pola Penyaring: subdomain\.contoh\.co.id
Huruf Besar-Kecil: Tidak
Hal ini akan mengecualikan seluruh lalu lintas yang tidak ada dalam domain subdomain.contoh.co.id.
Mengecualikan alamat IP internal - Jika ingin mengecualikan lalu lintas dari alamat IP internal, sehingga kunjungan Anda dan karyawan Anda tidak muncul dalam laporan, masukkan alamat IP dalam penyaring di bawah ini. Anda juga dapat menyaring rentang alamat, seperti dalam contoh kedua. Jangan lupa gunakan string biasa dalam bidang Alamat IP.
Jenis Penyaring: Kecualikan semua lalu lintas dari alamat IP
Alamat IP: 99\.999\.999\.9
Atau, untuk menyaring kisaran 192.168.1.1 hingga 192.168.125:
Jenis Penyaring: Kecualikan semua lalu lintas dari alamat IP
Alamat IP: ^192\.168\.1\.([1-9]|[1-9][0-9 ]|1[01][0-9]|12[0-5])$
Langkah 9 - Berikan akses kepada pengguna lainnya Kembali ke Atas

Google Analytics menyediakan kemampuan untuk menambahkan sejumlah pengguna ke account Anda dan memberikan berbagai tingkat akses ke laporan Anda.
Memberikan akses profil
Untuk membolehkan akses bagi pengguna lain, ikuti petunjuk di bawah ini. Perlu diketahui bahwa pengguna tambahan harus membuat Google Account gratis untuk mendapatkan akses.
1. Klik Manajer Akses.
2. Klik Tambah.
3. Masukkan alamat email, nama belakang, dan nama depan pengguna.
4. Pilih Jenis akses untuk pengguna tersebut: Hanya melihat laporan, atau Administrator Account, yang membolehkan pengguna untuk mengedit pengaturan account.
5. Jika Anda memilih Hanya melihat laporan, tentukan profil yang dapat diakses oleh pengguna tersebut (perlu diketahui bahwa Administrator Account memiliki akses ke semua profil). Laporan untuk profil yang tidak dipilih tidak akan tersedia bagi pengguna.
6. Klik Tambah untuk memindahkan profil tersebut ke daftar Profil Situs Web yang Dipilih.
7. Klik Selesai untuk membuat pengguna baru.
Langkah 10 - Aktifkan pelacakan transaksi e-commerce Kembali ke Atas

Dengan beberapa penambahan yang mudah ke hahalaman tanda terima, Google Analytics dapat secara otomatis mendeteksi serta mendata informasi transaksi dan produk. Informasi yang diperlukan ditempatkan dalam formulir tersembunyi, yang di-parsing untuk informasi transaksi dan produk. Sebagian besar sistem e-commerce yang diarahkan template dapat dimodifikasi untuk menyertakan informasi tersebut dalam tanda terima.
Anda juga harus mengaktifkan laporan e-commerce untuk profil situs Web:
� Dari hahalaman Pengaturan Analytics, klik Edit di samping profil yang akan diaktifkan.
� Klik Edit dari kotak Informasi Profil Situs Web Utama
� Ubah tombol radio Situs Web E-Commerce dari Tidak menjadi Ya.
Menulis informasi yang diperlukan
Dalam tanda terima di bawah kode pelacakan, baris berikut harus ditulis oleh komputer Anda. Semua informasi dalam tanda kurung harus diganti dengan nilai aktual, seperti dijelaskan dalam Bagaimana cara melacak transaksi e-commerce?
<script type="text/javascript">
var gaJsHost = (("https:" == document.location.protocol) ? "https://ssl." : "http://www.");
document.write(unescape("%3Cscript src='" + gaJsHost + "google-analytics.com/ga.js' type='text/javascript'%3E%3C/script%3E"));
</script>
<script type="text/javascript">
var pageTracker = _gat._getTracker("UA-xxxxxx-x");
; var pageTracker = _gat._getTracker("UA-XXXXX-1"); pageTracker._initData(); pageTracker._addTrans( "1234", // ID Pesanan "Mountain View", // Afiliasi "11.99", // Total "1.29", // Pajak "5", // Pengiriman "San Jose", // Kota "California", // Negara bagian "A.S." // Negara ); pageTracker._addItem( "1234", // ID Pesanan "DD44", // SKU "Kaus", // Nama Produk "Hijau Sedang", // Kategori "11.99", // Harga "1" // Kuantitas ); pageTracker._trackTrans(); </script>

Informasi lainnya
Melacak transaksi di seluruh domain dan subdomain - Jika Anda melacak transaksi yang terjadi di domain atau subdomain yang berbeda dari situs utama Anda, baca Bagaimana cara menggunakan Google Analytics untuk melacak keranjang belanja pihak ketiga? untuk petunjuk tentang cara memperbarui kode pelacakan.
Kompatibilitas keranjang belanja pihak ketiga - Google Analytics menggunakan teknologi cookie pihak pertama untuk melacak pengunjung dan menghasilkan laporan. Cookie pihak pertama mengharuskan kode JavaScript diaktifkan dari setiap hahalaman Web untuk menghindari pelanggaran pengaturan keamanan di browser Web pengunjung Anda. Jika Anda dapat mengedit kode sumber situs keranjang belanja dan menambahkan kode pelacakan Google Analytics, Anda dapat menggunakannya dengan Google Analytics.
Di manakah kode pelacakan dapat ditemukan di akun Google Analytics?
Cetak
Untuk mengakses kode pelacakan dari akun Google Analytics:
1. Masuk ke Google Analytics di http://www.google.com/analytics/id-ID/
2. Dari halaman Ikhtisar, pilih akun yang memiliki profil untuk kode pelacakan yang dicari karena kode tersebut khusus profil.
3. Pilih profil dari halaman Ikhtisar akun.
4. Dari kolom Tindakan profil tersebut, klik Edit
5. Di bagian kanan atas kotak 'Informasi Profil Situs Web Utama', klik Periksa Status
6. Kode pelacakan Anda dapat disalin dan disisipkan dari kotak teks pada bagian Petunjuk untuk menambahkan pelacakan
Saat Anda menambahkan kode pelacakan ke halaman web, pastikan untuk menyisipkannya ke bagian badan kode HTML, tepat sebelum tag </body>.
Dapatkah situs web yang tidak menjalankan kampanye AdWords dilacak?
Cetak
Ya. Google Analytics menawarkan cakupan fungsi yang luas � Anda dapat menggunakannya untuk melacak aliran pengunjung melalui situs, melihat sumber rujukan ke situs, dan melihat seberapa baik pengunjung menyelesaikan proses konversi seperti pembelian item atau pendaftaran untuk nawala. Google Analytics juga dapat melacak kampanye iklan selain AdWords, seperti kampanye spanduk atau program bayar per klik lainnya.
Berapa jumlah situs Web yang dapat dianalisis dengan Google Analytics?
Cetak
Google Analytics akan melacak semua situs Web yang Anda miliki! Anda hanya dibatasi sebanyak 5 juta tampilan hahalaman per bulan - namun, batasan tersebut tidak berlaku jika Anda merupakan pengguna aktif AdWords. Kami menyediakan beberapa profil dalam account Anda, sehingga Anda dapat melihat setiap laporan untuk domain atau subdomain spesifik. Untuk mempelajari cara memulai pelacakan situs baru, baca Bagaimana cara menambahkan profil?
Bagaimanakah cara menambahkan profil?

Profil memungkinkan Anda menampilkan laporan pada domain, subdomain, atau data tertapis khusus untuk halaman web Anda (untuk informasi profil selengkapnya, baca Apakah itu profil situs web dan apakah kegunaannya?).
Untuk menambahkan profil baru:
1. Klik Setelan Analytics di bagian atas akun Analytics
2.
3. Di kotak Profil Situs Web, klik Tambahkan profil baru
4. Pilih akun yang ingin Anda tambahi profil dari menu Akun (profil harus tercantum di bawah bagian 'Ikhtisar')
5. Klik 'Tambahkan profil baru' dari dalam kotak Profil Situs Web.
6. Pilih tombol radio untuk menambahkan profil bagi domain yang ada (yang telah memiliki profil) atau menambahkan profil untuk domain baru.
7. Jika Anda menambahkan profil bagi domain yang ada, pilih nilai yang sesuai dari daftar gelar Pilih Domain, dan masukkan Nama Profil yang Anda inginkan muncul di akun Anda
8. Jika Anda membuat profil untuk domain baru, masukkan nilai di bidang teks yang tersedia. Anda dapat memasukkan alamat domain atau subdomain jika diinginkan, dan pastikan untuk menentukan apakah domain menggunakan http:// atau https:// dari daftar gelar.
9. Klik Selesai atau Lanjut untuk menambahkan profil baru, atau Batal untuk keluar tanpa menyimpan.
Setelah membuat profil, Anda harus menambahkan kode pelacakan ke halaman. Untuk melakukannya, baca Bagaimanakah cara menambahkan kode pelacakan ke situs web saya?

Apakah saya dapat menambahkan profil lainnya?

Google Analytics menyediakan beberapa profil, sehingga sebagian besar pengguna dapat membuat satu atau beberapa profil lainnya per domain Web yang akan dilacak. Jika Anda memiliki situs lainnya yang perlu dilacak, Anda dapat menggabungkan beberapa domain dalam satu profil dengan menambahkan kode pelacakan profil tersebut ke semua hahalaman dan menggunakan penyaring kustom untuk menampilkan stem permintaan, seperti dijelaskan dalam Bagaimana cara melacak semua subdomain untuk situs dalam satu profil?

Bagaimana cara melacak semua subdomain situs saya dalam satu profil?

Anda dapat melacak subdomain dalam profil yang sama seperti domain. Agar bisa demikian, Anda harus menambahkan satu baris ke kode pelacakan pada setiap halaman situs. Petunjuk berikut menganggap bahwa profil itu disetel dengan domain utama sebagai situs web yang tercantum (misalnya, .example.com)
1. Tambahkan baris berikut (dalam huruf tebal) ke kode pelacakan pada semua halaman subdomain dan domain utama Anda:
<script type="text/javascript">
var gaJsHost = (("https:" == document.location.protocol) ? "https://ssl." : "http://www.");
document.write(unescape("%3Cscript src='" + gaJsHost + "google-analytics.com/ga.js' type='text/javascript'%3E%3C/script%3E"));
</script>
<script type="text/javascript">
var pageTracker = _gat._getTracker("UA-xxxxxx-x");
pageTracker._setDomainName(".example.com");
pageTracker._initData();
pageTracker._trackPageview();
</script>
Baris ini harus merujuk domain utama (example.com).
Harap perhatikan bahwa meskipun perubahan memungkinkan Anda melacak subdomain dalam satu profil, laporan Anda mungkin tidak bisa membedakan halaman yang berasal dari www.example.com dengan yang dari help.example.com. Misalnya, dalam laporan Isi Teratas, Anda mungkin mendapatkan klik ke www.example.com/index.html dan help.example.com/more.html, namun laporan malah menampilkan:
/index.html
/more.html
Jika ingin membedakan beberapa subdomain, Anda dapat membuat penyaring tingkat lanjut bagi profil Anda dengan setelan berikut:
Jenis Penyaring : Penyaring Rekaan > Tingkat Lanjut
Bidang A: Nama Induk
Ambil A: (.*)
Bidang B: URI Permintaan
Ambil B: (.*)
Simpan Hasil di: URI Permintaan
Konstruktor: /$A1$B1
Bila penyaring ini digunakan, contoh sebelumnya akan ditampilkan dengan mencantumkan subdomain:
www.example.com/index.html
help.example.com/more.html
Bagaimanakah cara melacak semua subdomain untuk situs saya di profil yang terpisah?
Cetak
Melacak subdomain dalam setiap profil itu semudah memasukkan nama subdomain yang benar dalam dialog Buat Profil Situs Web Baru. Tambahkan kode pelacakan yang kami pasok ke semua halaman di subdomain Anda, dan laporan Anda pun akan mencerminkan dengan cermat kunjungan ke subdomain ini. Harap perhatikan bahwa setiap profil menggunakan kode pelacakan yang unik, jadi pastikan bahwa Anda menambahkan kode yang benar ke halaman Anda.
Jika Anda ingin alih-alih melacak beberapa subdomain dalam satu profil, harap baca Bagaimanakah cara melacak semua subdomain untuk situs saya dalam satu profil?

Saya tidak memiliki domain situs Web sendiri. Bagaimana cara mengkonfigurasi Google Analytics?

Untuk menerapkan Google Analytics, Anda harus memiliki akses ke sumber hahalaman Web. Jika Anda dapat memperbarui konten hahalaman Web, maka Anda dapat mengkonfigurasi Google Analytics.
Ikuti petunjuk di Bagaimana cara menambahkan kode pelacakan ke situs Web? untuk menambahkan potongan JavaScript ke hahalaman Web dan mulai melacak situs Web Anda.
Titik dua (:) akan diganti dengan garis bawah (_).


Untuk mengetahui kode pelacakan yang sedang digunakan, lihat Manakah versi kode pelacakan yang saya gunakan?

Google Analytics dapat melacak data dari keranjang belanja di domain Anda, atau bahkan di domain lainnya, dengan penambahan beberapa kode. Jika situs toko Anda berada di subdomain atau domain yang berbeda dari situs utama, ikuti petunjuk di bawah ini untuk mengonfigurasi hahalaman.
Jika situs Web memulai proses keluar dari pembelian di subdomain yang berbeda (misalnya, jika Anda mengarahkan pelanggan dari www.mystore.com ke shoppingcart.mystore.com):
Tambahkan baris berikut (dalam huruf tebal) ke kode pelacakan pada hahalaman situs toko dan keranjang belanja Anda:
<script type=quot;text/javascript">
var gaJsHost = (("https:" == document.location.protocol) ? "https://ssl." : "http://www.");
document.write(unescape("%3Cscript src='" + gaJsHost + "google-analytics.com/ga.js' type='text/javascript'%3E%3C/script%3E"));
</script>
<script type="text/javascript">
var pageTracker = _gat._getTracker("UA-xxxxxx-x");
pageTracker._setDomainName("mystore.com");
pageTracker._setAllowLinker(true);
pageTracker._trackPageview();
</script>
Jika situs Web memulai proses keluar dari pembelian di situs toko yang terpisah (misalnya, jika Anda mengarahkan pelanggan dari www.mystore.com ke www.securecart.com):
1. Tambahkan baris berikut ke kode pelacakan pada hahalaman situs toko dan keranjang belanja Anda. Kode ini harus dijalankan di atas kode dalam Langkah 2.
<script type="text/javascript">
var gaJsHost = (("https:" == document.location.protocol) ? "https://ssl." : "http://www.");
document.write(unescape("%3Cscript src='" + gaJsHost + "google-analytics.com/ga.js' type='text/javascript'%3E%3C/script%3E"));
</script>
<script type="text/javascript">
var pageTracker = _gat._getTracker("UA-xxxxxx-x");
pageTracker._setDomainName("none");
pageTracker._setAllowLinker(true);
pageTracker._trackPageview();
</script>
2. Ubah link dari situs utama ke situs aman untuk menggunakan _link sebagai berikut. Perlu diketahui bahwa kode pelacakan analytics dan pengaktifan _gat._getTracker (ditunjukkan dalam Langkah 1) harus ditempatkan pada hahalaman di atas pengaktifan _link. Jika link Anda saat ini adalah:
3. <a href="https://www.securecart.com/?store=parameters">
4. Beli Sekarang
</a>
ubah link menjadi:
<a href=" https://www.securecart.com/?store=parameters" onclick="pageTracker._link(this.href); return false;">Beli Sekarang</a>
Kode di atas menyediakan link untuk pengguna dengan atau tanpa mengaktifkan JavaScript. Perlu diketahui bahwa tanda apostrof harus disertai dengan garis miring terbalik bila muncul di link atau teks link.
Penting: jika hahalaman Anda menyertakan pengaktifan _trackPageview(), _link(), _trackTrans(), atau _linkByPost(), kode pelacakan Analytics harus ditempatkan dalam kode HTML di atas pengaktifan tersebut. Dalam kasus ini, kode pelacakan dapat ditempatkan di manapun di antara tag <body> pembuka dan pengaktifan JavaScript.
Jika Anda mengirimkan informasi ke keranjang belanja menggunakan formulir, gunakan:
<form name="post_form" method="post" onsubmit="pageTracker._linkByPost(this)">

Penting: jika hahalaman Anda menyertakan pengaktifan _trackPageview(), _link(), _trackTrans(), atau _linkByPost(), kode pelacakan Analytics harus ditempatkan dalam kode HTML di atas pengaktifan tersebut. Dalam kasus ini, kode pelacakan dapat ditempatkan di manapun antara tag <body> pembuka dan pengaktifan JavaScript.
Apakah yang dimaksud dengan profil situs Web dan apa fungsinya?
Cetak
Pada dasarnya, profil situs Web adalah serangkaian aturan yang mendefinisikan laporan yang Anda lihat. Biasanya, profil situs Web terkait dengan domain, Anda akan memiliki satu profil pada satu domain agar dapat melihat laporan untuk setiap domain secara terpisah.
Anda juga dapat menggunakan profil untuk melacak subdomain secara terpisah, yakni dengan mengkonfigurasi penyaring pada profil untuk menghasilkan data hanya dari subdomain tersebut. Kami telah menyediakan petunjuk tentang cara mengkonfigurasikannya, baca Bagaimana cara melacak semua subdomain untuk situs dalam profil terpisah?
Jika ingin melacak beberapa bagian di situs, Anda dapat kembali membuat beberapa profil dan menggunakan penyaring untuk menghasilkan data yang sesuai. Bagaimana cara melacak bidang unik di situs Web secara terpisah?
Profil juga bermanfaat untuk mengontrol akses laporan. Setelah jenis laporan yang tersedia bagi profil ditetapkan dengan pengaturan profil, Anda dapat membuat dua profil atau lebih untuk domain, masing-masing dengan rangkaian laporan yang berbeda. Menetapkan pengguna ke profil yang tepat akan memastikan bahwa pengguna hanya akan melihat laporan yang sesuai untuk mereka. Untuk informasi lebih lanjut, baca Bagaimana cara membatasi akses pengguna ke domain atau laporan tertentu?.
Bagaimana cara mengubah nama profil?
Cetak
Untuk mengubah nama profil yang ada:
1. Klik link Pengaturan Analytics
2. Cari profil yang akan diubah namanya, lalu klik Edit. Layar Edit Pengaturan Profil akan muncul
3. Dalam panel Informasi Profil Situs Web Utama, klik Edit
4. Perbarui bidang Nama Profil
5. Klik Simpan Perubahan untuk mengubah nama profil tersebut, atau Batal untuk keluar tanpa menyimpan
Apakah saya dapat menetapkan lebih dari 4 tujuan per profil?
Cetak
Google Analytics mendukung hingga 4 tujuan per profil, masing-masing dengan saluran yang ditetapkan dan nilai tujuan statis. Jika situs Anda memerlukan lebih dari 4 tujuan, Anda dapat mengkonfigurasi profil lainnya untuk situs tersebut.
Selengkapnya tentang definisi tujuan dan cara menetapkannya.
Apakah yang dimaksud dengan saluran?
Cetak
'Saluran' adalah serangkaian hahalaman yang harus dilalui pengunjung sebelum mencapai konversi tujuan. Nama berasal dari grafik pengunjung yang mencapai setiap hahalaman - hahalaman pertama akan menghitung jumlah pengunjung terbanyak, dan setiap hahalaman berikutnya menunjukkan jumlah pengunjung yang semakin berkurang karena meninggalkan hahalaman sebelum mencapai tujuan akhir.
Sasaran pelacakan hahalaman tersebut adalah untuk melihat efisiensi hahalaman Anda dalam mengarahkan pengunjung ke tujuan Anda. Jika salah satu hahalaman saluran terlalu rumit atau tidak dirancang untuk mudah digunakan, maka Anda akan melihat jumlah keluar yang besar dan tingkat konversi yang rendah. Anda dapat melacak tingkat penurunan pada hahalaman yang mengarah ke tujuan menggunakan laporan Visualisasi Saluran dalam bagian Tujuan.
Anda dapat memilih untuk menjalankan langkah pertama dalam saluran yang diwajibkan dengan memilih kotak centang 'Langkah yang diperlukan' di sebelah saluran. Jika kotak centang ini dipilih, pengguna yang membuka hahalaman tujuan Anda tanpa melewati hahalaman saluran ini tidak akan dihitung sebagai konversi. Hanya pengguna yang membuka URL tujuan setelah melihat hahalaman pertama ini yang akan dihitung sebagai konversi. Anda dapat melihat data dalam laporan Visualisasi Saluran pada jalur saluran. Misalnya, jika Anda melacak alur pengguna melalui hahalaman keluar, jangan sertakan hahalaman produk sebagai langkah dalam saluran Anda. Perlu diketahui bahwa kotak centang 'Langkah yang diperlukan' hanya akan mempengaruhi laporan Visualisasi Saluran. Kotak centang tersebut tidak akan mencegah tujuan untuk menampilkan konversi dalam laporan tujuan lainnya.
Bagaimana cara menggunakan saluran untuk melacak tingkat penurunan pada hahalaman yang mengarah ke tujuan?
Cetak
Saluran adalah jalur navigasi yang telah Anda tetapkan untuk diikuti pengunjung agar mencapai tujuan. Penggunaan saluran dapat membantu Anda memahami cara pengunjung menavigasi ke tujuan dan cara menyempurnakan situs agar dapat meningkatkan konversi tujuan. Langkah terakhir dalam saluran adalah hahalaman tujuan Anda.
Untuk informasi tentang pembuatan tujuan dan saluran, baca Bagaimana cara menetapkan tujuan?.
Misalnya, jika Anda memiliki aplikasi di situs, setiap langkah dalam proses aplikasi tersebut dapat menjadi langkah-langkah dalam saluran, dengan hahalaman "Terima kasih atas pengiriman Anda" sebagai tujuan.
Anda dapat melacak tingkat penurunan pada hahalaman yang mengarah ke tujuan menggunakan laporan Saluran yang Diabaikan dalam bagian Tujuan. Laporan tersebut akan menunjukkan persentase pengunjung yang mengabaikan saluran yang ditetapkan setelah memulainya. Kembali ke contoh aplikasi, laporan tersebut dapat membantu Anda mengidentifikasi tahap dalam proses aplikasi yang paling sering ditinggalkan pengunjung, sehingga Anda dapat berupaya meningkatkan retensi melalui bagian aplikasi ini.
Apakah perbedaan antara Google Analytics dengan Pelacakan Konversi AdWords?
Cetak
Kedua produk tersebut, meskipun terpisah, dirancang untuk tujuan yang serupa, yakni membantu pemilik situs Web untuk menganalisis performa situs Web, sehingga dapat mengambil keputusan bisnis yang lebih tepat dan mendapatkan hasil performa yang luar biasa. Anda dapat menggunakan hanya salah satu produk tersebut atau keduanya sekaligus - masing-masing tidak akan saling mengganggu pelacakan yang lainnya.
Pelacakan konversi AdWords
Dalam iklan online, konversi akan terjadi bila klik iklan secara langsung menimbulkan aktivitas pengguna yang dianggap berharga, misalnya pembelian, signup, tampilan hahalaman, atau informasi kontak. Google telah mengembangkan perangkat untuk menghitung konversi tersebut, yang pada akhirnya akan membantu mengidentifikasi efektivitas iklan dan kata kunci AdWords bagi Anda.
Perangkat tersebut berfungsi dengan menempatkan cookie di komputer pengguna bila ia mengklik salah satu iklan AdWords Anda. Setelah itu, jika pengguna mencapai salah satu hahalaman konversi, maka cookie akan terhubung ke hahalaman Web Anda. Bila terdapat kecocokan, Google akan mendata konversi yang berhasil. Perlu diketahui bahwa cookie yang ditambahkan Google ke komputer pengguna bila ia mengklik iklan akan kedaluwarsa dalam waktu 30 hari. Upaya tersebut, dan server terpisah yang digunakan Google untuk pelacakan konversi dan hasil pencarian, akan melindungi privasi pengguna.
Google Analytics
Jika ingin memanfaatkan analisis situs Web yang lebih andal, sebaiknya buat account Google Analytics gratis. Selain pelacakan konversi dasar untuk konversi e-commerce atau tujuan, Analytics juga menawarkan analisis tampilan hahalaman di seluruh situs, penetapan tujuan lanjutan, analisis saluran konversi, dan berbagai laporan konversi lanjutan. Seperti pelacakan konversi AdWords, Google Analytics diintegrasikan sepenuhnya dengan account AdWords, sehingga Anda dapat melihat laporan dan pengaturan dari tab Analytics di AdWords. Selengkapnya tentang Google Analytics.
Bagaimana cara menetapkan tujuan dan saluran untuk hahalaman yang dihasilkan secara dinamis?
Perhatikan: Artikel ini ditujukan untuk kode pelacakan versi terbaru. Jika Anda menggunakan versi yang lebih lama, baca artikel berikut.

Untuk mengetahui kode pelacakan yang digunakan, lihat Manakah versi kode pelacakan yang saya gunakan?

URL Dinamis
Jika URL menyertakan istilah permintaan atau parameter lainnya, Anda dapat memanfaatkan pilihan pencocokan saat memasukkan saluran atau URL tujuan konversi. Tersedia 3 jenis pencocokan bagi Anda. Ketiganya dijelaskan di bawah ini.
Pencocokan Sama Persis: Pilihan ini mengharuskan URL yang dimasukkan sebagai saluran atau tujuan konversi sama persis dengan URL yang ditampilkan dalam laporan - misalnya, tidak boleh ada pengidentifikasi sesi dinamis.
Pencocokan Kepala: Jika URL selalu sama untuk langkah saluran Anda, namun diikuti dengan sesi unik atau pengidentifikasi pengguna, gunakan penyaring Pencocokan Kepala dan biarkan nilai unik tersebut.

Misalnya, jika URL untuk pengguna tertentu adalah 'www.contoh.co.id/keluar.cgi?page=1&id=9982251615', namun 'ID' berbeda untuk setiap pengguna, masukkan 'www.contoh.co.id/keluar.cgi?page=1', lalu pilih Pencocokan Kepala sebagai Jenis Pencocokan Anda.
Pencocokan String Biasa: Menggunakan string biasa untuk mencocokkan URL. Jenis pencocokan ini bermanfaat bila stem, parameter tambahan, atau keduanya beragam di antara pengguna. Misalnya, jika pengguna mungkin berasal dari salah satu di antara banyak subdomain dan URL Anda menggunakan pengidentifikasi sesi, gunakan string biasa untuk menetapkan elemen konstan URL. Misalnya, 'page=1' akan cocok dengan
'olahraga.contoh.co.id/keluar.cgi?page=1&id=002', serta
'memancing.contoh.co.id/keluar.cgi?page=1&language=fr&id=19.'
URL yang sama di beberapa langkah
Anda juga dapat melacak kemajuan pengunjung melalui saluran yang memiliki URL sama untuk setiap langkah. Misalnya, saluran sign up dapat berupa:
Langkah 1 (Sign Up): www.situssaya.co.id/sign_up.cgi
Langkah 2 (Menyetujui Perjanjian): www.situssaya.co.id/sign_up.cgi
Langkah 3 (Selesai): www.situssaya.co.id/sign_up.cgi
Untuk melakukannya, aktifkan fungsi _trackPageview dalam setiap langkah (mungkin dalam aktivitas onload), seperti ditampilkan di bawah ini.
pageTracker._trackPageview("/funnel_G1/step1.html"); pageTracker._trackPageview("/funnel_G1/step2.html"); pageTracker._trackPageview("/funnel_G1/step3.html");
Setelah itu, tetapkan setiap langkah saluran menjadi:
http://www.situssaya.co.id/saluran_G1/langkah1.html
http://www.situssaya.co.id/saluran_G1/langkah2.html
http://www.situssaya.co.id/saluran_G1/langkah3.html
Argumen jalur/nama file tidak harus merupakan jalur atau nama file yang ada. Argumen ke _trackPageview hanya menyediakan nama hahalaman buatan yang memungkinkan Google Analytics melampirkan tampilan hahalaman.
Penting: jika hahalaman Anda menyertakan pengaktifan _trackPageview, _setAllowLinker _trackTrans(), kode pelacakan Analytics harus ditempatkan dalam kode HTML di atas salah satu pengaktifan tersebut. Dalam kasus ini, kode pelacakan dapat ditempatkan di manapun antara tag <body> pembuka dan pengaktifan JavaScript.

Mengapa Google Analytics tidak melacak tujuan saya?

Untuk mengetahui kode pelacakan yang sedang digunakan, lihat Manakah versi kode pelacakan yang saya gunakan?

Terdapat beberapa alasan mengapa tujuan tampak tidak terlacak dalam laporan Google Analytics. Di bawah ini adalah daftar masalah yang paling umum terjadi.
URL Tujuan dimasukkan dengan cara yang salah
Coba buka hahalaman tujuan di situs Anda, kemudian salin dan sisipkan URL tersebut ke bidang 'URL Tujuan'.

Bila mengidentifikasi konversi melalui tujuan yang telah dikonfigurasi, Google Analytics akan mengabaikan nama domain secara keseluruhan. Karenanya, Anda dapat menghapus nama domain secara keseluruhan dan tetap memiliki URL Tujuan yang valid. Misalnya, jika tujuan Anda adalah http://www.situssaya.co.id/1/terimakasih.html, Anda dapat menggunakan '/1/terimakasih.html' sebagai URL Tujuan dengan aman.
Tips: Jika memilih "Pencocokan String Biasa" sebagai Jenis Pencocokan untuk tujuan, Anda harus mengganti tanda titik dengan garis lurus (yakni /1/terimakasih|.html). Selengkapnya tentang string biasa.


Halaman tujuan tidak ditandai dengan kode pelacakan
Jika hahalaman tujuan tidak ditandai dengan kode pelacakan, Google Analytics tidak akan melacak hahalaman ini dan pada akhirnya tidak akan melaporkan tujuan. Anda juga harus memastikan kode pelacakan yang benar telah terinstal pada hahalaman - kode tersebut khusus untuk profil. Untuk menemukan kode pelacakan yang benar untuk profil ini, klik link Edit di sebelah profil yang sesuai pada hahalaman Pengaturan Analytics, lalu pilih Periksa Status di bagian kanan atas tabel.
Pengaturan jenis pencocokan yang salah
Jenis pencocokan ('Pencocokan Kepala', 'Pencocokan Sama Persis', 'Pencocokan String Biasa') harus ditetapkan ke jenis yang tepat. Perlu diketahui bahwa hanya 'Pencocokan String Biasa' yang cocok dengan string biasa dalam bidang URL tujuan dan langkah saluran. Jenis pencocokan lain tidak akan menerima string biasa. Jika tidak yakin tentang jenis pencocokan yang akan dipilih, gunakan 'Pencocokan Kepala' default.
Anda menggunakan Pencocokan Sama Persis untuk tujuan
Jika Anda menggunakan pencocokan sama persis untuk tujuan (yakni http://domain.co.id/hahalaman.html), spasi tambahan apapun akan menyebabkan tujuan menjadi tidak valid. Jika Anda menggunakan Pencocokan String Biasa (yakni ^/hahalaman.html), spasi tambahan tidak akan menjadi masalah.
String biasa yang dikonfigurasi dengan salah
Cara mudah untuk memverifikasi string biasa adalah dengan memasukkan string biasa ke bidang 'Cari URL' di bagian bawah laporan Konten Teratas. Jika laporan menampilkan entri yang seharusnya dilacak tujuan, maka string biasa Anda benar. Jika tidak memberikan hasil apapun, pastikan Anda dapat menemukan entri untuk hahalaman tujuan dalam laporan Konten Teratas dan hahalaman tersebut berisi kode pelacakan.
Penyaring menulis ulang URL
Jika Anda menggunakan penyaring Google Analytics untuk menulis ulang URL, pastikan perubahan tersebut tercermin dalam pengaturan tujuan. Perlu diketahui, penyaring yang digunakan untuk memodifikasi URL diterapkan pada data mentah yang masuk ke account Anda - sebelum tujuan diproses. Hasilnya, URL tujuan dan saluran akan mencerminkan format URL akhir yang ditulis ulang. Misalnya:
Jika URL situs Anda, "http://www.situssaya.co.id/direktori/download/file.html," dimodifikasi oleh penyaring agar terlihat seperti "/download/file," maka tujuan harus cocok dengan URL penyaring akhir pada "/download/file" dan bukan "/direktori/download/file.html."
Tips: Menggunakan penyaring lanjutan untuk memodifikasi URL akan mempengaruhi laporan Tampilan Situs dan Ringkasan Navigasi serta dapat menyebabkan data tidak ditampilkan.
Halaman tujuan adalah download (misalnya, PDF).
Google Analytics tidak akan langsung melacak download sebagai tujuan. Namun, Anda harus menggunakan fungsi _trackPageview untuk link download. Baca petunjuk tentang cara melacak file (misalnya, PDF, AVI, atau WMV) yang di-download ke situs Anda.
Bagaimanakah cara memastikan bahwa saya telah memasukkan kode pelacakan dengan benar ke halaman?
Catatan: Artikel ini ditujukan untuk versi terbaru kode pelacakan . Jika Anda menggunakan versi sebelumnya, bacalah artikel berikut.

Untuk mengetahui kode pelacakan yang sedang Anda gunakan, kunjungi Versi kode pelacakan manakah yang saya gunakan?


Anda memiliki tiga cara untuk memeriksa dan memastikan bahwa Anda telah memasukkan kode pelacakan dengan benar pada halaman.
1. Periksa kolom 'Status' pada halaman Ikhtisar profil situs web
Google Analytics sendiri akan memeriksa untuk memastikan bahwa kode pelacakan telah dipasang dengan benar pada beranda situs. Setelah membuat profil baru, Status Pelacakan akan menampilkan ikon peringatan, "Status pelacakan tidak diketahui", hingga sistem mendeteksi kode. Anda dapat melihat tampilan dan arti berbagai ikon status di sini.
2. Apakah Anda menggunakan editor?
Jika Anda menggunakan editor WYSIWYG (akronim Inggris untuk "Yang Anda Lihat itulah Yang Anda Dapatkan") seperti Macromedia Dreamweaver, pastikan bahwa Anda tidak melihat kode saat menampilkan halaman di peramban. Beberapa editor akan mencoba menempatkan kode sebagai teks pada halaman. Coba gunakan tampilan "source" saat merekatkan kode ke halaman web.
3. Centang selalu pilihan 'View Source'
Setelah halaman berfungsi, pilih View Source dari menu peramban, lalu cari kode. Jika Anda tidak mengetahui cara menemukan kode sumber situs pada peramban tertentu, bacalah artikel ini. Kode Pelacakan Google Analytics harus berada tepat sebelum tag </body> halaman dan terlihat persis seperti saat diberikan:
<script type="text/javascript">
var gaJsHost = (("https:" == document.location.protocol) ? "https://ssl." : "http://www.");
document.write(unescape("%3Cscript src='" + gaJsHost + "google-analytics.com/ga.js' type='text/javascript'%3E%3C/script%3E"));
</script>
<script type="text/javascript">
try{
var pageTracker = _gat._getTracker("UA-xxxxxx-x");
pageTracker._trackPageview();
} catch(err) {}
</script>

Anda akan melihat nomor akun sebagai pengganti xxxx-x pada contoh di atas. Jika memerlukan salinan baru kode Anda, klik tautan Edit di samping profil yang sesuai pada halaman Setelan Analytics, lalu pilih Periksa Status di kanan atas tabel.

Pilihan mengatasi masalah tingkat lanjut
Jika kode pelacakan telah dipasang dengan benar dan Anda masih belum melihat data setelah 24 jam, bacalah Saya tidak melihat data sama sekali dalam laporan.
Anda juga dapat menggunakan alat gratis yang dibuat pengembang pihak ketiga EpikOne untuk membantu proses itu. Alat ini disebut SiteScan dan dapat ditemukan di www.SiteScanGA.com. Anda dapat mendaftar agar alat merayapi situs Anda dan memeriksa galat penerapan. Contoh kesalahan dapat berupa halaman tanpa kode pelacakan atau halaman yang memiliki kode ga.js dan urchin.js (Anda tidak boleh menjalankan keduanya di satu situs). Google tidak mendukung atau mengembangkan alat tersebut, namun sangat bermanfaat menurut banyak pelanggan.

Bagaimanakah cara melacak situs web baru?

Diperlukan 2 langkah mudah untuk mulai melacak situs Web baru: pembuatan profil situs Web baru, dan penambahan kode pelacakan Analytics ke semua hahalaman yang akan Anda lacak.
Buat profil baru
1. Dari hahalaman Pengaturan Analytics, klik Tambahkan Profil Situs Web
2. Pilih Tambahkan Profil untuk domain baru
3. Masukkan URL situs yang akan dilacak, pastikan Anda memilih http:// (paling umum) atau https:// (situs aman) dari daftar drop-down
4. Klik Selesai. Hahalaman Status Pelacakan akan muncul, berisi kode pelacakan yang diperlukan untuk langkah berikutnya
Tambahkan kode pelacakan ke hahalaman Anda
Kode yang terdapat dalam kotak teks pada hahalaman Status Pelacakan harus disalin dan disisipkan ke semua hahalaman Web yang akan Anda lacak. Kode tersebut harus langsung ditambahkan sebelum tag </body>, dan dapat ditambahkan secara manual atau melalui penggunaan template maupun penyertaan, jika tersedia.
-----
Tips: Kode pelacakan Google Analytics bersifat unik untuk setiap account dan setiap profil dalam account tersebut. Untuk menemukan kode pelacakan yang dipersonalisasi setiap saat:
1. Dari hahalaman Pengaturan Analytics, cari profil yang memerlukan kode pelacakan dalam tabelProfil Situs Web
2. Klik Edit dalam kolom Pengaturan profil tersebut. Hahalaman Pengaturan Profil akan muncul
3. Klik Periksa Status di bagian kanan atas tabel

Berapa biaya Google Analytics?

Google Analytics benar-benar gratis! Kami sangat senang dapat menawarkan solusi analisis Web ini tanpa biaya, sehingga siapapun yang memiliki situs dapat melacak data konversi, menganalisis lalu lintas pengunjung di situs, dan mengenali elemen situs yang dapat diubah untuk meningkatkan pengambilan pengunjung.
Versi gratis ini terbatas untuk 5 juta tampilan hahalaman per bulan - namun, pengguna dengan account Google AdWords yang aktif akan mendapatkan pelacakan tampilan hahalaman yang tidak terbatas. Google Analytics juga diintegrasikan sepenuhnya dengan front-end AdWords dan kampanye AdWords untuk memudahkan Anda melacak ROI AdWords.

Dalam bahasa apakah Google Analytics tersedia?

Google Analytics saat ini tersedia dalam bahasa-bahasa:


Mandarin (Modern)
Korea
Mandarin (Tradisional)
Norsk
Dansk
Portugis (Brasil)
Belanda
Portugis (Portugal)
Suomi
Spanyol
Prancis
Swensk
Jerman
Inggris (Inggris)
Italia
Inggris (Amerika)
Jepang
Polski
Turki
Indonesia
Rusia
Filipina
Magyar
Cek
Thai

Untuk memperbarui bahasa tampilan account Analytics:
1. Sign in ke account Analytics Anda di www.google.com/analytics/home/login?hl=id-ID
2. Klik link Account Saya
3. Pilih bahasa yang diinginkan dari daftar drop-down
4. Klik Simpan Perubahan untuk menerapkan pilihan atau Batal untuk kembali ke hahalaman utama account


Bagaimana cara menetapkan tujuan?

Tujuan adalah hahalaman situs Web yang dibuka pengunjung setelah mereka melakukan pembelian atau menyelesaikan tindakan lain yang diinginkan, misalnya, pendaftaran atau download. Agar Google Analytics dapat menghitung metrik konversi tujuan, Anda harus menetapkan satu atau beberapa tujuan. Tujuan ditetapkan dengan informasi berikut:
URL hahalaman tujuan: Tetapkan hahalaman yang hanya dapat dibuka dengan mencapai tujuan. Misalnya, dalam kasus tujuan pendaftaran, hahalaman tujuan mungkin adalah hahalaman 'Terima Kasih' (yakni http://www.situssaya.co.id/terimakasih.html). Untuk situs e-commerce, Anda dapat mempertimbangkan hahalaman tanda terima sebagai tujuan (http://www.tokosaya.co.id/pembelianselesai.html).

Nama tujuan: Tetapkan nama yang akan Anda kenali saat melihat laporan. Contoh nama yang dapat digunakan mencakup "Sign-Up Email" dan "Transaksi yang Diselesaikan".

Saluran yang ditetapkan: Anda dapat menetapkan hingga 10 hahalaman dalam saluran yang ditetapkan. Saluran adalah jalur yang Anda harapkan akan digunakan pengunjung untuk mengkonversi ke tujuan. Dengan menetapkan hahalaman tersebut, Anda dapat melihat frekuensi pengabaian tujuan oleh pengunjung dan ke mana mereka pergi. Untuk tujuan e-commerce, hahalaman tersebut mungkin adalah hahalaman pertama proses keluar, kemudian hahalaman info alamat pengiriman, dan terakhir hahalaman informasi kartu kredit.

Nilai tujuan:
Google Analytics menggunakan nilai tujuan yang telah ditetapkan untuk menghitung ROI, Skor Rata-Rata, dan metrik lainnya. Cara yang tepat untuk menilai tujuan adalah dengan mengevaluasi frekuensi pengunjung yang mencapai tujuan menjadi pelanggan. Misalnya, jika tim penjualan Anda dapat memperoleh 10% dari orang yang meminta dihubungi, dan transaksi rata-rata sebesar Rp5.000.000, Anda dapat menetapkan Rp500.000 (yakni 10% dari Rp5.000.000) untuk tujuan "Hubungi Saya". Sebaliknya, jika hanya 1% dari signup milis yang dihasilkan dalam penjualan, Anda hanya dapat menetapkan Rp50.000 untuk tujuan "sign-up email".

Untuk menetapkan tujuan, Masukkan Informasi Tujuan:
1. Log in ke account Google Analytics Anda, kemudian klik Pengaturan Analytics.
2. Cari profil yang akan dibuatkan tujuan, kemudian klik Edit.
3. Pilih salah satu dari 4 slot tujuan yang tersedia untuk profil tersebut, kemudian klik Edit.
4. Masukkan URL Tujuan. Jika hahalaman tersebut dibuka, berarti konversi berhasil. Misalnya, hahalaman konfirmasi pendaftaran, hahalaman keluar selesai, atau hahalaman terima kasih.
5. Masukkan Nama tujuan seperti yang ditampilkan dalam account Google Analytics Anda.
6. Ubah tujuan ke Aktif atau Nonaktif. Pilihan ini akan memutuskan apakah Google Analytics harus melacak tujuan konversi saat ini. Biasanya, Anda dapat menetapkan pilihan Tujuan Aktif ke Aktif.
Selanjutnya, Tetapkan saluran dengan mengikuti langkah-langkah sebagai berikut:
1. Masukkan URL hahalaman pertama saluran konversi Anda. Hahalaman tersebut harus merupakan hahalaman yang umum bagi semua pengguna yang mengarah ke Tujuan Anda. Misalnya, jika Anda melacak alur pengguna melalui hahalaman keluar, jangan sertakan hahalaman produk sebagai langkah dalam saluran Anda.
2. Masukkan Nama untuk langkah tersebut.
3. Jika langkah tersebut merupakan Langkah yang diperlukan dalam proses konversi, pilih kotak centang di sebelah kanan langkah. Jika kotak centang tersebut dipilih, pengguna yang membuka hahalaman tujuan Anda tanpa melalui hahalaman saluran tidak akan dihitung sebagai konversi.
4. Lanjutkan memasukkan langkah-langkah tujuan hingga saluran ditetapkan dengan lengkap. Anda dapat memasukkan hingga 10 langkah atau hanya 1 langkah.
Terakhir, konfigurasikan Pengaturan tambahan dengan mengikuti langkah-langkah di bawah ini:
1. Jika URL yang dimasukkan di atas Peka terhadap huruf besar-kecil, pilih kotak centang.
2. Masukkan Nilai tujuan. Nilai tersebut digunakan dalam penghitungan ROI Google Analytics.
3. Pilih Jenis Pencocokan.
4. Klik Simpan Perubahan untuk membuat Tujuan dan saluran, atau Batal untuk keluar tanpa menyimpan.

Apakah perbedaan antara Pencocokan Kepala, Sama Persis, dan String Biasa?

Terdapat 3 jenis pencocokan berbeda yang menetapkan cara Google Analytics mengidentifikasi URL tujuan atau saluran (maupun keduanya).
1. Pencocokan sama persis: 
Pilihan ini mengharuskan URL dimasukkan sebagai URL saluran dan tujuan sama persis dengan URL yang ditampilkan dalam laporan. Misalnya, tidak boleh ada pengidentifikasi sesi dinamis dan parameter permintaan. Pencocokan sama persis juga dapat berupa string biasa.

Bila menetapkan tujuan, sebaiknya hapus nama host dari URL tujuan. Misalnya, jika tujuan Anda adalah www.domain.co.id/1/terimakasih.html, masukkan ^/1/terimakasih\.html sebagai tujuan.

Jika Anda menggunakan pencocokan sama persis untuk tujuan (yakni http://domain.co.id/hahalaman.html), spasi tambahan apapun akan menyebabkan tujuan menjadi tidak valid. Jika Anda menggunakan pencocokan sebagian (yakni ^/hahalaman.html), spasi tambahan tidak akan mengakibatkan masalah.
2. Pencocokan Kepala: 
Jika situs Web Anda memiliki konten yang dihasilkan secara dinamis, gunakan penyaring Pencocokan Kepala, kemudian biarkan nilai uniknya.

Misalnya, jika URL untuk pengguna tertentu adalah http://www.contoh.co.id/checkout.cgi?page=1&id=9982251615, namun 'ID' berbeda untuk setiap pengguna, masukkan http://www.contoh.co.id/checkout.cgi?page=1, lalu pilih Pencocokan Kepala sebagai Jenis Pencocokan Anda.
3. Pencocokan String Biasa: 
Pilihan ini akan menggunakan string biasa untuk mencocokkan URL Anda. Hal ini bermanfaat bila stem, parameter tambahan, atau keduanya mungkin beragam di antara pengguna.
Misalnya, jika pengguna mungkin berasal dari salah satu di antara banyak subdomain dan URL Anda menggunakan pengidentifikasi sesi, gunakan string biasa untuk menetapkan elemen konstan URL. Misalnya, hahalaman=1 akan cocok dengan http://contoh.olahraga.co.id/checkout.cgi?page=1&id=002 dan http://contoh.memancing.co.id/checkout.cgi?page=1&language=fr&id=119.

Berapa lama waktu yang diperlukan untuk melihat data laporan setelah menambahkan kode pelacakan?

Google Analytics biasanya memperbarui laporan Anda setiap 24 jam. Artinya, diperlukan waktu 24 jam agar data ditampilkan dalam account Anda setelah sebelumnya menginstal kode pelacakan.
Jika masih belum melihat data setelah 24 jam, baca Saya tidak melihat data dalam laporan.

Saya mengalami kesulitan saat menautkan AdWords dan Analytics.

Berikut ini beberapa alasan mengapa Anda dapat melihat pesan galat saat mencoba menautkan akun. Kami mencantumkan di bawah ini dua masalah paling umum yang dialami pengguna saat mencoba menautkan dua akun.

Apakah Anda Admin di akun Analytics?
Anda harus seorang Admin di akun Analytics agar dapat membuat tautan. Jika bukan Admin, Anda harus meminta orang dengan akses Admin membuat tautan atau memberi Anda akses Admin agar Anda dapat membuatnya. Jika memiliki akses Admin dengan info masuk lain, Anda dapat menambahkan info masuk AdWords sebagai pengguna Admin.

Apakah akun Analytics yang ingin Anda tautkan telah tertaut ke akun AdWords lain?
Jika telah ditautkan ke akun AdWords lain, akun Analytics tidak akan tampil sebagai pilihan dalam daftar gelar Akun Google Analytics yang Ada atau, Anda mungkin menerima pesan galat yang menunjukkan bahwa Anda tidak memiliki akun untuk ditautkan. Anda harus menentukan apakah ingin memutuskan tautan akun Analytics dari akun AdWords yang saat ini menautnya.
Ingatlah bahwa saat ini Anda hanya dapat menautkan satu akun AdWords ke setiap akun Analytics. Jika Anda memiliki beberapa akun yang mengarah ke situs yang sama, sebaiknya gabungkan semua akun itu agar Anda dapat menautkannya dengan mudah ke Analytics dan melihat semua data BPK yang relevan di satu tempat.

Posting Komentar

6 Komentar

  1. bermanfaat sekali informasinya walau harus scroling sampai dasar bumi...hahah....

    PHOTOGRAPHER

    BalasHapus
  2. wah keren banget ne .... bermanfaat pastinya

    BalasHapus
  3. gue masih bingung nih bisa ebih rinci gak hehehe,, nih gue kan cba udah tak pste kodenya dibawah konten gak bisa di edit html juga gakk bsa gmn gan tolong bantu ya,, bukan pak tarno lo :),, bisa agan tambahin gmbaar" cara menambah gak tak tunggu ya thanks

    BalasHapus
  4. gx guna,,,gx sperti yg saya cari,,,maunya ada gambarnya...

    BalasHapus
  5. terimakasih sangat bos. berkat artikel diatas, saya jadi ngerti apa itu google analytic.
    thanks banget ya bos.

    BalasHapus
  6. Penting banget buat SEO gan buat newbie kaya ane.

    muhammad dian nafi

    BalasHapus